Kamis, 24 Maret 2016

Mantai dulu; Parangtritis Beach


Taken pict by wonderfuljogja.xyz
Ngomong-ngomong tentang Pantai Parangtritis nih, sebetulnya entah sudah berapa kali aku kesana. Tapi baru bisa ditulis sekarang hehe Dulu saat baru tiba di Jogja, kurang lebih tiga tahun lalu kali pertama aku diajak mantai ke Parangtritis bareng mbak-mbak rempong dan kece hehe Iya, dulu baru menjejakkan kaki di Jogja sudah kenal traveling hehe ng-explore Jogja gitu hehe

Masih di tanggal 16 Oktober 2013; usai menikmati hehijauan di Gardu Pandang Kebun Buah Mangunan, kami melanjutkan main ke Pantai. Sekalian makan siang maksudunya hehe Kami menuju Pantai Parangtritis yang berada di selatan kota Yogyakarta yakni di Kecamatan Kretek, Kabupaten Bantul, Yogyakarta. 

Pantai; aku suka. Anginnya berhembus menyejukkan. Hamparan laut birunya menenangkan. Pepohonan sekitarnya menghijaukan. Penyu-penyu mungil mempercantik pasir pantai. Delman menyemarakkan pinggiran pantai dengan jejak-jejak kaki kudanya. Wisata kuliner disekitarnya. Juga keramahtamahan warga Jogjanya yang begitu khas. Aku suka….

The Beautiful Green Forest; Dari Gardu Pandang Kebun Buah Mangunan..

Time for us..
Gardu Pandang Kebun Buah Mangunan Taken pict by www.travelingcow.com
“Keindahan alam yang kau jejaki itu berdurasi dengan kebersamaan yang menyelimuti. Semakin jauh dan lama kau meniti keindahan alam yang Tuhan sajikan, maka semakin hangat pula kebersamaan bersama partners traveling-mu juga semakin besar pula rasa syukur-mu kepada Sang Maha Pemberi Kebahagiaan”.—Rima Esni Nurdiana.

Once upon a time… Tepat pada tanggal 16 Oktober 2013 aku beserta mbak-mbak rempong dan kece badaiku; kami ngebun buah, mantai dan muncak. Nah untuk kali ini kita bahas edisi ngebun buah ya.

Saat itu, aku baru menetap di Jogja kurang lebih selama 2 bulan dan langsung diajak muter-muter Jogja sama mbak-mbakku. Mbak Fidha, mbak Inggi, mbak Umi, dan mbak Yanti. Hehe Quality time for girls hehe

Rindu Bermain Air? Nyeger dulu di Air Terjun Kedung Pengilon..


Hallo.. Itu yang ada difoto bukan aku. Bukan teman aku. Ataupun siapaku. berhubung waktu main ke Kedung Pengilon kamera mengalami 'kehabisan baterai' jadi tidak ada dokumentasi yang banyak hanya ada satu tapi saya letak diakhir hehe Dan untuk dapat view tentang Kedung Pengilon yang lebih mendukung terpaksa nyomot foto orang lain hehe Tak mengapa, asal tetap masukin sumber supaya tak plagiasi hehe...

Saat itu, tepat pada Rabu 9 Maret 2016. Usai menyaksikan gerhana matahari di Alun-alun Utara Keraton Yogyakarta, kami putuskan untuk wisata ke Air terjun Kedung Pengilon. Lagi dan lagi hanya dengan bermodal ‘google map’ as always hehe kami meluncur menuju lokasi.

Minggu, 20 Maret 2016

Ketemu Si Bolang di Kedung Jurang Pulosari


Hai.. Namaku Wawan | Taken by Me
Tepat pada hari Minggu, 6 Maret 2016, usai berkegiatan bakti sosial dan ulang tahun ALUS Asosiasi Mahasiswa Ilmu Perpustakaan; aku, Ririn, Hana, dan Kunto pergi menelusur jalanan menuju Kedung Jurang Pulosari yang berada di Desa Wisata Krebet Sandangsari, Pajangan, Bantul, Yogyakarta. Tempat wisata yang satu ini terbilang belum begitu familiar karena belum banyak diketahui orang. Jangan tanya bagaimana cara kami kesana. Karena seperti biasa, kami terbiasa ber-traveling dengan bermodalkan google map dan tanya warga hehehe

Universitas Brawijaya; I'm Coming..


ALUS dan HMPIP | Taken by +ALUS Asosiasi Mahasiswa Ilmu Perpustakaan 
Cerita ini berlanjut dari perjalanan di Blitar. Pada Sabtu, 27 Februari 2016; kami menghabiskan waktu di Blitar dari pukul dua sampai pukul lima. Setelah itu kami sebelas delegasi ALUS Asosiasi Mahasiswa Ilmu Perpustakaan melanjutkan perjalanan ke Malang.

Usai shalat ashar, kami berpamitan dengan bapak dan ibu teman kami, Almer. Kami dibekali nasi goreng super gede porsinya untuk menunda lapar kami saat baru tiba di Malang.

Kembali ke Blitar; Aku Datang….


Nationalistic-Patriotic | Taken pict by Photographer
Ini adalah kali kedua aku menjejakkan kaki ke Blitar dengan agenda yang sama yakni membawa tugas organisasi. Namun tujuan kegiatan bukan lah Blitar, tetapi Malang. 

Sabtu, 27 Februari 2016 Aku bersama sebelas anggota ALUS Asosiasi Mahasiswa Ilmu Perpustakaan lainnya melakukan perjalanan dari Jogja menuju Blitar. Saat itu, pada pukul tujuh pagi kami sudah tancap gas. Dengan mobil Elf Travel kami melakukan perjalanan melewati Klaten-Solo-Ngawi-Madiun-Nganjuk-Kediri-Blitar.

Sabtu, 19 Maret 2016

Takjub; Masjid Agung Mataram Kotagede & Makam Raja Mataram

Wisata Religi...
Taken pict by www.njogja.com
Menyusuri kota Jogja di sore hari menimbulkan sensasi tersendiri. Aku sendiri yang sudah lelah dengan keramaian kota perlu mengunjungi tempat-tempat yang mendatangkan kedamaian. Jadilah, akhirnya berkunjung ke Masjid Agung Mataram Kotagede dan Makam Raja Mataram. Bukan hanya mendapat ketenangan tetapi disana aku juga mengetahui sejarah yang berkaitan dengan Masjid Agung Mataram Kotagede dan Makam Raja Mataram.

Saat itu, bersama partner traveling-ku. Kami berkunjung ke Masjid Agung Mataram Kotagede dan Makam Raja Mataram. Tepatnya pada tanggal 16 Januari 2016.

Kita Muda sedang Piknik

We Are Family...
We Are; Harmonis & Romantis
Tepat 12 Januari 2016, keluarga kelas A Ilmu Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta mengadakan piknik. Ya, kami membuat agenda piknik setelah kesibukan di semester 5 yang sangat menguras tenaga bahkan hampir-hampir membunuh rasa kemanusiaan kami. Selain itu juga membuat waktu kami berkumpul tidak begitu intens seperti semester sebelumnya. Maka agar suasana kembali harmonis dan romantis seperti sedia kala kami mengadakan piknik. Ya memang di semester 5 banyak hal yang kami lalui, menguras tenaga, pikiran, hati, dan perasaan eh? Hehehe intermezoooo hehe

Jumat, 18 Maret 2016

Perempuan yang tak peka & lelaki yang tak pernah menyerah


Seperti kuas dan kanvas...
Seperti mendaki; harus saling menguatkan dan mengutamakan..
Taken pict by rockytopsportsworld.com
Peristiwa perjumpaan antara perempuan yang tak peka dengan lelaki yang tak pernah menyerah adalah sebuah kenyataan. Nyata terjadi dalam kehidupan ini. 

Ia perempuan yang pandai menyembunyikan rasa atau kadang sebaliknya; pandai membiarkan dengan begitu tega lelaki yang ‘merasa’ kepadanya. Bukan hidupnya yang terlampau begitu lurus-lurus saja. Ia terbilang perempuan yang cakap, ramah, mudah bergaul, berkarakter, tegas, dan cerdas pula. Bukan hidupnya yang lurus, tetapi ia hanya menjaga izzah dan iffahnya sebagai muslimah. 

Semarang Journey.. Toleransi Keberagamaan.

Jalan-jalan; Semarang, 4 Februari 2016.
“Toleransi keberagamaan tanpa melunturkan iman. Hanya agar bisa saling menghargai dan menghormati satu sama lain dan hidup rukun berdampingan sebagai sesama warga negara juga sesama makhluk Tuhan Yang Maha Esa. Karena yang demikian lebih mendamaikan.” –Rima Esni Nurdiana.

Bersama Dewi Kwam Im | Taken pict by Photographer | +Samantha Hidaya 
Pada dasarnya agama sangat berperan penting dalam kehidupan manusia sehari-hari. Agama merupakan pedoman, pembimbing, serta pendorong manusia untuk terus menjadi lebih baik dan lebih berkualitas. Agama bukan hanya diketahui tetapi harus dipahami, diyakini, dan diamalkan perintah dan ajarannya oleh manusia serta ditinggalkan apa yang dilarang oleh agama. Peran agama sangat penting, bukan hanya mengatur hubungan antara manusia dengan Tuhan, tetapi juga mengatur hubungan antara manusia dengan dirinya sendiri, mengatur hubungan antara manusia dengan manusia lain, dan mengatur hubungan antara manusia dengan alam.

Kamis, 10 Maret 2016

A Water Castle-nya Jogja: Taman Sari

Hallo…. :D
Ini dia Danaunya | Taken by Me

Well… Sudah hampir tiga tahun hidup di Jogja tapi baru dolan-dolan ke Taman Sari tanggal 8 Januari 2016. Selama tiga tahu kemana saja ya? Hehe Selama tiga tahun ini hanya dilewati saja hihi Sejujurnya sejak dulu bukan tak mau, tetapi selalu saja enggak bisa main ke Taman Sari hehe
Oh iya, namanya memang Istana Air Taman Sari tapi secara umum yang kudengar warga ataupun pendatang di Jogja menyebutnya secara singkat saja “Taman Sari”. Letaknya cukup mudah dijangkau yakni di Jl. Taman, Kraton, Yogyakarta. Hemm tidak begitu jauh dari Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Alun-alun Utara dan Malioboro. Biasanya para wisatawan luar Jogja yang sedang menelusur Malioboro sekalian mampir ke Taman Sari dengan naik Delman atau Becak. Kalau naik becak biayanya sekitar Rp5000,- kata seorang teman dan jika harga masih tetap sama.

Ada yang Tetanggaan; Kebun Teh dan Gunung Kukusan


Weekend.. Weekend..
Holiday.. Holiday..
Piknik..Piknik… hehe

Tepatnya Selasa, 26 Januari 2016 waktu untuk memanjakan mata dan menyegarkan pikiran dengan berkunjung ke tempat yang hijau-hijau dan sepoi-sepoi anginnya hehe Kebun Teh I’m Coming :D

Kesibukan input KRS untuk semester enam usai meski ada beberapa hal yang harus diurus lagi. Enggak kerasa udah semester tua aja hehe. Harus lebih fokus lagi kuliahnya karena proposal sudah harus finishing dan presentasi, tak lama menyusul juga kkn, ppl, dan skripsi.. terus, Wisuda haha eh Munaqosyah dan Yudisium dulu (sidang skripsi hehe). 

Sabtu, 05 Maret 2016

Dari Kedung Pedut ke Candi Abang..

#ALUSPIKNIK
 
Green. Fresh. | Taken by Me | No effect needed.
Hastagnya gitu aja. Hehe Karena ngexplore Jogja kali ini bareng temen-temen ALUS Asosiasi Mahasiswa Ilmu Perpustakaan (Meski hanya beberapa orang sahaja hehe).

Minggu, 3 Januari 2016. Ini memang diagendakan untuk sekedar dolan bareng. Niatnya sih biar sedikit rehat pikirannya. Jadi harus di-restart lagi dari berbagai kesibukan hehe Salah satunya dengan wisata alam hehe

Ada sepuluh personil dalam rangka ALUS Piknik ini. Maka dengan mengendarai motor kami menempuh perjalanan menuju Kedung Pedut di desa wisata Jatimulyo, Girimulyo, Kulon Progo, Yogyakarta.

Pre-Wedding ke Hutan Pinus…


Hallo Green…. Hehe
 
Fresh. Green | no effect needed
Judulnya mainstream banget ya hahha.. Sengaja sih.. Pengen bumbu baru ditulisan supaya lebih greget hehe

Nah, minggu 20 Desember 2015 kebetulan sedang tak ada kesibukan jadi bolehlah explore Jogja dulu. Awalnya mau liat Akrobat Pesawat TNI AU dalam rangka Gebyar Dirgantara yakni gelaran kedirgantaraan untuk merayakan HUT ke-70 Hari Penerbang TNI AU di Bandara Adi Sucipto. Namun saat itu ada tragedi T-50 trainer jet TNI AU  mengalami kecelakaan. Itulah tragedi dimana pilot terbaik yakni Letnan Kolonel Penerbangan Marda Sarjono dan Mayor Penerbangan Dwi Cahyono menghembuskan nafas terkahir. Indonesia kembali berduka dengan berpulangnya sosok pahlawan anak bangsa yang luar biasa.

Maka dalam sesaat semua jalur dialihkan dan Akrobat dihentikan.

Kami memilih untuk melanjutkan libur akhir pekan menuju Imogiri. Tepatnya menuju tempat wisata “Hutan Pinus” di desa Dligo, Mangunan, Bantul, Yogyakarta.