Kamis, 03 Desember 2015

Blitar Journey #dua


Kota Blitar… 

"Kau yang cinta akan ketenangan, kedamaian, dan kelembutan; Blitar layak menjadi tempat yang kau kunjungi."
 
http://nenghepi.blogspot.co.id/2015/02/kota-blitar-wisata-rohani-ke-makam-bung.html
Sabtu, 28 November 2015. Aku menyelesaikan misi organisasi ke salah satu sekolah di Blitar bersama delegasi ALUS Asosiasi Mahasiswa Ilmu Perpustakaan yang lain. Tugas selesai dan berlanjut dengan menikmati wisata di Blitar. 

Alun-alun Kota 

Menyusuri alun-alun kota Blitar; banyak hal yang tak terduga. Memang secara kasat mata tak jauh berbeda dengan alun-alun kota pada umumnya. Bedanya; alun-alun kota Blitar tak terlalu banyak permainan yang biasa ada di alun-alun kota pada umumnya. Sekali lagi, aku yang cenderung tidak suka keramaian terkagum lagi dengan kota Blitar; dengan segala ketenangannya.

Selain faktor diatas, kata seorang teman yang asli Blitar menjelaskan bahwa alun-alun sebagai tempat berkumpul masyarakat dimana dalam hal ini tata ruang alun-alun kota Blitar termasuk yang terbaik dimana disebelah selatan alun-alun terdapat  kantor walikota, disebelah utara terdapat rumah dinas bupati kabupaten Blitar, disebelah barat terdapat masjid agung, dan disebelah timur terdapat lembaga pemasyarakatan (penjara). 

Aku bersama delegasi ALUS Asosiasi Mahasiswa Ilmu Perpustakaan yang lain menghabiskan waktu di alun-alun kota Blitar dengan mencoba setiap alat olahraga ringan yang ada disana sembari menikmati suguhan hidangan malam yang ada; mulai dari liburan keluarga, penjual jagung yang aroma jagungnya cukup menggoda. Tentu jika sebelumnya belum terpenuhi oleh sate Madura perut kami ini, pasti jagung itu sudah terbeli juga.

Usai mencoba alat olahraga ringan, kami duduk ditengah alun-alun; menikmati alun-alun kota Blitar dengan pandangannya masing-masing. Mengalir begitu saja. Sembari kami mengobrol seputar apa saja. 

Malam belum terlalu larut. Kami putuskan untuk pulang; istirahat. Oh iya, sangat disayangkan karena malam hari jadi dokumentasi tentang alun-alun kota Blitar tak bisa terabadikan.

Hari selanjutnya gimana ya? Next story.. hehe

Yogyakarta, 4 Desember 2015.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar