Rabu, 30 Juli 2014

UNTUKMU IMAMKU.....


Pesan teruntuk calon Ayah anak-anakku..... serta teruntuk ikhwan dan akhwat yang diberkahi dan dikasihi Allaah....

Bismillaahirrahmaanirrahiim....

PASANGAN IDAMAN :)



Taken pict by Google

Terikatnya jalinan cinta dua orang insan dalam sebuah pernikahan adalah perkara yang sangat diperhatikan dalam syariat Islam yang mulia ini. Bahkan kita dianjurkan untuk serius dalam permasalahan ini dan dilarang menjadikan hal ini sebagai bahan candaan atau main-main.

Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,
ثلاث جدهن جد وهزلهن جد: النكاح والطلاق والرجعة
“Tiga hal yang seriusnya dianggap benar-benar serius dan bercandanya dianggap serius: nikah, cerai dan ruju.’” (Diriwayatkan oleh Al Arba’ah kecuali An Nasa’i. Dihasankan oleh Al Albani dalam Ash Shahihah)

Minggu, 20 Juli 2014

SURAT KECIL UNTUK CINTA (Part 3) END





“Surat Kecil Untuk Cinta”  
Cerpen sastra



Setelah shalat Isya Ais terduduk di bibir tempat tidur kamar. Ayah dan ibu pergi ke solo, ke rumah nenek  setelah Ais di wisuda. Sementara Ais harus tetap di Jogja karena mengurus persiapan beasiswa  ke Turki juga menemani ustadzah Sayyida yang sedang ditinggal keluar kota. Ia buka kotak biru yang berpita biru dari Nizam. Di dalamnya ada kotak kecil berwarna merah dan sepucuk surat berwarna merah muda, ia buka kotak kecil berwarna merah  itu, betapa terkejutnya ia kotak kecil merah itu berisi cincin. Dengan segera ia buka sepucuk surat berwarna merah muda itu dan ia baca.

SURAT KECIL UNTUK CINTA (Part 2)


“Surat Kecil Untuk Cinta”

Cerpen sastra


Setelah selesai mengurus pendaftaran, segera ia bergegas pulang ke kosnya. Namun di parkiran ketika Ais sedang mengambil motor bersama fatimah, mereka bertemu dengan seseorang.

"Nyuwun sewu.. daftar santri?" Tanyanya.

"Iya mas..." Jawab Ais singkat.

"Yang mau daftar sinten (Siapa)?"

"Saya.." Jawab Ais..

“Fatimah ndak sekalian?”

Ndak mas, Ais saja hehe” Jawab Fatimah.

“Maaf, ada hal apa pak ke pondok mas?” Ais melanjutkan.