Jumat, 23 Mei 2014

KITA SEHATI DAN SEKATA


Salaam rindu teruntuk sahabatku dikejauhan “Annisa Dwi Cahya” 
 Semoga Allaah selalu melindungimu dimanapun dan kapanpun,, Aamiin!!

KITA SEHATI DAN SEKATA WAHAI SAHABAT

Sebagian santriwati yang berfhoto bersama Ummi Rodiyah

 Fhoto diatas adalah salah satu moment-moment kita saat mendekati masa wisuda...
Tahukah engkau sahabatku, beberapa tahun yang lalu kita masih bersama..
Bersama-sama thalabul ‘ilmi serta mengabdi di jalan yang Allaah ridhai
Ditengah-tengah kesibukkan belajar dan mengajarkan ilmu kita masih sempat berbagi bukan?
Berbagi tentang suka, duka dan rasa apapun itu yang mendera….
Tak rindukah engkau saat-saat itu? Saat kita melangkah bersama menuju rumah Allaah
Disepertiga malam melawan kantuk yang mendera, melawan kesunyian yang merayapi seantero
Pondok pesantren kita, serta membangunkan teman-teman yang lainnya…
Mungkin selama ini bahkan sampai detik ini engkau tak tahu,
Bahwa aku suka memperhatikanmu ketika tahajjud setiap malam itu
Senang nan damai ketika kulihat dengan khusyuknya engkau menghadap-Nya
Dalam sujud terakhir setiap shalat, begitu lamanya engkau bersujud
Aku tahu disujud panjang itu engkau selipkan doa dan harapanmu
Setelah itu dalam dzikir dan doamu begitu teramat khusyuk
Dan engkau paling suka tilawah Qur’an berlama-lama..
Sahabatku, banyak sekali moment yang tak kan terlupakan hingga kini dan nanti
Memang jarak kini telah menjadi raja ditengah-tengah hati kita
Namun tetap saja tak ada yang berubah, kita tetap sehati dan sekata seperti dulu..
Ku selalu mendoakanmu sahabatku..
Semoga kita akan berjuang diranah yang sama suatu saat nanti..
Saat ini walaupun kita tak diranah yang sama, tetap percayalah suatu saat Allaah Jua yang akan satukan kita..
Hidayaah Allaah menyapa kita begitu hangat, maka tetaplah jaga ke-Istiqmah-an kita
Muslimah sejati:
Sesetia Khadijah
Secerdas Aisyah
Seshalehah Fatimah
Semental baja Siti Hajar
Setegar iman Asiyah…

Benih-benih mimpi yang kita ikrarkan bersama masih tertanam dalam hati ini
Tak lupa “Man jadda wajadaa” juga masih menjadi prinsip dihati dalam mengarungi
Luasnya ilmu Allaah ini…
Rasanya tak ka nada habisnya jika berceloteh tentangmu sahabatku..
Dan rasa rindu yang tak bertepi semakin menjadi-jadi..
Sahabatku..
Kepada Allaah engkau kutitipkan, karena hanya Ia sebaik-baik penjaga..
Ingat, beberapa tahun lagi kita kan berjumpa kembali diranah yang sudah kita ikrarkan…
Allaah yubaariik fiik… :)


Yogyakarta, 23 Mei 2014




Tidak ada komentar:

Poskan Komentar